Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tentang Aku

Ku Sebut Mereka "My Halaqoh"

Setelah hampir satu tahun futur, tidak berada ditengah semangat yang membara akhinya aku menemukan lingkungan ternyamanku di kampus. Bukan sebuah lingkaran atau tempat yang memukau penuh keindahan, hanya sebuah lingkaran kecil dengan sejuta kehangatan. Disini aku menemukan sahabat-sahabat yang aku tau seringkali cara pandangnya berbeda denganku dalam merespon sebuah kejadian. Tidak masalah. Bukan hal yang perlu dibesar-besarkan selama prinsip dasar yang kita pegang erat masih sejalan. Ku sebut mereka "My Halaqoh". Nama terkiyutt yang Fia berikan terutama saat dia sedang "kumat". Dibawah rengkuhan kebersamaan yang dibersamai oleh Mba Miff, kami bersepuluh belajar bersama menitih jalan terbaik-Nya. Aku sendiri tau pasti, bahwa kadang di sisi-sisi tertentu kami berbeda tentu saja dengan sepuluh sifat dan karakter kami masing-masing. berdebat, beradu agumen, tentu saja dengan kearifan dan keanggunan khas kami masing-masing wkwk Kami bersepuluh berbeda sekali, denga...

Ambigu

Gambar
  Katamu kita itu mesti nganu biar kelihatan lebih bisa menerima kenyataan. Kenyataan yang mana? Toh, kata “kelihatan” itu tidak menggambarkan sesuatu yang bisa diterima seutuhnya. Semu. Kalo bisa, melakukan sesuatu itu harus tuntas. Nggak ambigu, antara iya betulan atau tidak betulan. Kok gitu? Ya gitu, karena sesungguhnya kita itu cuma dikasih pilihan dua: iya atau tidak atau muaranya surga atau neraka. Tidak ada posisi ditengah-tengah keduanya.    Pun soal kehidupan rasa kita. Hindarilah kata “aku bakal nunggu kamu, beberapa tahun lagi bla bla bla…” atau sejenisnya. Siapa yang tahu persis soal jodoh? Hari ini bisa saja kamu mengatakan hal itu pada seseorang, bagaimana dengan beberapatahun selanjutnya? Bisa jadi kamu menemukan seseorang yang lebih baik dari doi, atau doi yang menemukan seseorang yang bisa jadi lebi baik darimu menurutnya. Janjinya? Ambigu.   Siapa yang menjamin bahwa beberapa tahun kemudian kamu akan bertahan deng...

Teach Adv: Ada Pait-Paitnya Gitu

Yang namanya hidup didunia itu emang ngga ada yang stagnan ya. Ada aja. Kayak yang aku rasakan. Aku memang manusia yang baru saja, 19 tahun, hidup didunia. Kalo kata orang sih masih bau kencur. Belum tau apa-apa, setidaknya dari orang-orang yang usianya sudah lewat kepala empat. Tapi bener. Aku mengakui. Banyak hal baru yang bahkan baru aku tahu sejak aku lulus SMA. Epic,  — Jadi ceritanya, masa-masa awal menjadi guru itu seseuatu hal yang unik buatku. Ngga tau euforia ini akab bertahan lama atau sebatas awal saja. Intinya sejauh ini aku merasa bahwa menjadi guru TK, sementara, itu hal yang benar-benar seru. Bebas hambatan kayak jalan tol. Sampai pada suatu ketika, saat kondisi sekolah dan lingkungan tidak memungkinkan aku ‘lalai’ dengan muridku. Pada saat itu aku dan partnerku sedang kewalahan karena salah satu murid kami pup di celana. Saai itu jam istirahat, kupikir anak-anak yang lain bisalah ditinggal barang sebentar untuk ku tinggal mengambil pakai...

Rainny Sunday

Gambar
Minggu pagi yang mendung. Baru saja lewat pukul 5:30, hujan pun mengguyur. Memang tidak ada agenda kemanapun hari ini, tetapi kondisi yang begini ini yang membuat aku jadi malas bergerak. Kuputuskan saja untuk duduk manis ditemani buku kesayangan dan secangkir kopi setelah ritual bersih-bersih ala ibu-ibu rumah tangga aku selesaikan// Kemudian terlintas dalam benak ku tentang apa yang aku pikirkan semalam tadi. Hal-hal yang ada diluar kendaliku, semuanya memuakkan dan memusingkan/ Jujur saja, yang aku tidak sukai adalah saat aku menginginkannya tetapi orang-orang disekelilingku tidak dapat mengulurkan tangan dengan cepat. Bukan perkara aku tidak mampu, tetapi ini karena semua itu diluar kendaliku, bukan kuasaku// Kemudian ku ingat lagi kata-kata seseorang tadi malam, “Tidak boleh kamu mengatakan jika kamu membenci hidupmu, karena sesungguhnya ada banyak mereka yang bahkan tidak lebih baik keadannya dari mu.” Hal klise. Tetapi itulah bagian dari usaha. Iman ...

Pulang

Gambar
Tiga tahun dengan rute perjalanan yang sama setiap harinya, Kebumen-Gombong via minibus, kurang lebih satu jam perjalanan, tidak lantas membuatku aku merasa bosan. Aku mulai merindukannya sekarang. Kenapa? Sebab ada banyak sekali hal-hal yang aku alami dalam perjalanan ‘pulang’ itu// Dengan selalu menahan rasa, aku memaksa tubuh dan hati ini untuk pulang ke tempatnya. Memang tidak lantas membuat keduanya membaik, tapi setidaknya aku tetap bisa membawa sedikit dari keikhlasan mereka// Aku lebih suka menahannya, meski seringkali ketika kaki ini belum menapakkan diri didepan rumah dan aku sudah lebih dulu menyerah. Baiklah, aku mengakuinya. Itu sudah tidak bisa dihitung dengan jari// Bagiku, melepaskannya sedikit karena sudah tidak mampu ‘membawanya’ pulang adalah hal yang cukup sulit. Aku tidak sendiri dalam perjalanan pulang. Selalu ada banyak orang asing dikanan kiriku. Dalam satu hal itu merugikanku, karena betapa memalukannya melakukan itu dihadapan orang-or...

Muara

Andai tiap detik perjalanan adalah bermakna bersamamu. Membangun mimpi dengan keempat tangan, saling menopang dalam segala keadaan, memberi kekuatan, berjalan beriringan mewujudkan harapan, berdoa dalam satu sujud yang sama-sama kita lakukan, menciptakan hal-hal yang tidak bisa jika hanya aku seorang diri. Sayangnya Tuhan tidak memberikan semua itu.  Kita tidak akan bertemu dalam satu muara yang sama. Yang terbaik adalah jalan berbeda antara kau dan aku. Kita akan tetap berjalan tidak dengan seorang diri, tapi aku dan kamu tidak akan menjadi “kita” kembali. Tuhan menghendaki kau dan Una, serta aku dan Uni. Meski begitu, bukan berarti kita hanya diam saat saling mengenali. Tersenyumlah.. Sebab takdir Tuhan ini tidak selamanya berarti sebuah kegagalan berarti.  9 Januari 2017

KUMUH

Gambar
Tanggul, Surakarta Catatan Hari ke-14, Salah satu hal yang aku benci dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan adalah sistem sanitasi, irigasi, dan perairan yang akan terlihat sangat kumuh di pojok atau pinggiran kota Kota, yang katanya, berperadaban lebih cepat dibanding wilayah lainnya seperti omong kosong belaka. Sampah terbengkalai menyumbat wilayah yang semestinya bersih dan air sungai yang mulai menghitam pun menjadi saksinya Ah, barangkali kita terlalu sibuk dengan peradaban ekonomi, bergelut dalam keseharian atau hal lainnya? Kemudian melupakan lingkungan yang kita cintai ini? Padahal saat bajir, air menggenang hitam, kumuh, bau tidak sedap, tidak enak dipandang, kerugian itu kita juga yang akan merasakannya Padahal ini masih sepintas gambaran di sebuah kota kecil, bukan sebuah ibu kota Lalu, apa kabar dengan Semarang dan Jakarta ku ya? 14 Januari 2018

Terbang

Gambar
  Takdir itu mengagumkan. Kayak pesawat kertas ini. Saat kamu menerbangkannya dia tidak akan selalu terbang lurus kedepan. Kadang belok, kadang hanya terbang sebentar, kadang jahuuh sekali. Ada banyak angin yang menggerakkan yang diam atau yang bahkan mungkin menggerakkan yang mestinya tidak digerakkan, dan mengubah arahnya.  Ibarat kata, takdir Allah itu selalu tidak terduga. Tetapi, tidak terduga seperti apapun, takdir-Nya adalah jalan paling indah. Meski kamu harus tertatih-tatih dalam kepayahan, tetapi yakinlah bahwa Allah tidak akan memberi beban diluar kemampuan kita.  Menuju angka ke 19 tahun ini, ternyata Allah masih tetap memberikan kemurahan hati kepadaku. Delapan belas tahun ini begitu berkesan, terutama untuk setahun belakangan. Allah masih memberikan aku kesempatan ikut serta dalam SNMPTN 2016 meski pada akhirnya tidak ada satupun pilihanku yang diterima, kemudian SBMPTN 2016, UM UNS, UM UNNES. Dan masih belum hingga hari ini, aku mas...

After 4 Months

Hampir 4 bulan tidak posting apapun di blog ini dan hampir enam tahun aku menghuni blog ini. Kangen? Iya. Pengen menyapa para permissaahh #ea, kayak punya aja. Hahaha. Iyaa nih, ngga sempet-sempet ngepos lagi. Ding bukan ngga sempet tapi ngga nyempetin :v Begitulaah~ empat bulan berlalu, ada banyak hal pastinya yang aku pelajari. Apalagi kesibukanku di TK akhir-akhir ini. Belajar banyak hal deh mulai dari memahami anak-anak, belajar jadi guru dan teladan yang baik, dan itu bikin aku mau nggak mau harus memperbaiki diri juga. Hahaha tapi ini mau ding. Ngga hanya belajar tentang softskill aja kayak mengubah sikap gitu, tapi belajar hal-hal teknis juga. Misalnya cara bicara depan murid, cara membangun hubungan baik dengan wali murid, juga cara-cara nentuin pembelajaran, kurikulum, bikin rapot. Astagaaa apalagi rapot K13, yuhuuu~ ntapss bingunginnya. Jadi guru apalagi guru TK itu ngga semudah yang aku bayangkan. Ngga semau gue #hahah yakaliii. Banyak belajar deh, banyak hal yang kalo d...

Berhenti Nulis? Nggak dong

Gambar
keep smile and write "Berhenti nulis dan menarik diri dari peradaban?" Itulah hal pertama yang aku pikirkan setelah mulai di ijinkan merasakan pahitnya kehidupan luar. Dulu... Aku padahal tipe orang yang suka banget yang namanya bersosialisasi. Aktif organisasi, aktifis medsos, aktif de el el yang oleh sebagian orang kemudian dijuluki sebagai aktifis sejati. wkwkw entah aku sekarang ngerasa malu sama sebutan itu gara-gara sempet kepikiran menyendiri. Setelah tahun ini fix cuti sekolah *bahasa halusnya :v * mulai ada perasaan-perasaan negatif yang nggak aku duga bakal menjangkit diriku. Ya.. Perasaan malu, minder, nggak pede itulah yang bikin aku nggak mau lagi jadi 'aktifis'. Malu, pasti banyak orang bakal tanya, "Ngelanjutin dimana? Eh sekolah univ mana sekarang?" dan segelintir pertanyaan yang sama. Hahaha :'v Pengen rasanya.. nggak bales sms/inbox/twit/whatapp temen-temen yang tanya kabar, yang ngajakin ketemuan, yang tanya sekarang di...

Kangen Kalian

Gambar
Gara-gara stalking grup facebook angkatan pertama SMP nih. Hasilnya ya begini.. Ah aku rasanya campur-campur sekarang. Seneng, sedih, marah, bete, ah semua deh~ Aku stalking grup fb dari detik ini sampe pertama kali itu grup dibuat. Masa-masa kita ber duapuluh empat masih lengkap. Masih klop, masih suka glewean bareng, masih suka ngumpul-ngumpul, kangen-kangenan, gelutan, ledek-ledekan, nggak jaimm. Bhaks~ aku terharu :") Dulu, semua personil masih suka bilang "aku kangen kalian loh" terus suka cerita-cerita pengalaman ditempat berjuangnya masing-masing. Yang lebih aku seneng lagi dulu.. kalo ada masalah atau ada apa-apa masih selalu bisa diselesaikan bareng-bareng. Yang ribut di grup pas latian persembahan buat perpisahan laah, yang pada bete gara-gara gelutan sama tetangga sebelah lah, yang pada tanya-tanya soal punya film ini apa nggak lah, yang di "ciee ciee in" sama temen sekelasnya lah.. Sekarang? Beda. Sejak lulus, kapan kita pernah kumpul ...

DARI APOTEKER SAMPAI PSIKOLOG

Gambar
Huaaaaa dunia ini kok rasanya berputar dengan sangat cepat yaa? -_- Masyaa Allah~ nggak kerasa banget udah sebesar ini. Perasaan baru kemarin lulus SD *eh* ngomong-ngomong soal udah sebesar ini, aku jadi makin nggak sabar menikmati kehidupan yang lebih luas lebih banyak ketemu orang-orang yang punya banyak perbedaan, liat hal-hal yang mungkin nggak aku liat sekarang. Tuhkan nggak kerasa kan? Udah kelas XII, pelajar tingkat akhir, setelah ini lulus, terus kuliah *aamiin* Kuliah kan udah nggak main-main? Eh berarti selama ini main-main dong? Yaa nggak gitu, maksudnya yaa berarti kan makin kesini makin serius *hahah alibi* yaa gitu lah ya .. Mestinya nih yaa udah kelas tiga gini pasti udah mutusin kan mau lanjut pendidikan di bidang yang mana. Bingung? Yaa jelaslah, saya juga bingung -_- masalahnya dari kecil terbiasa belajar hal yang macem-macem sampe ngga kemutan belajar apa pftttt~ lah terus, tiba-tiba ini udah suruh milih salah satu yang udah spesifik. Dan kebanyakan ...

Pengalaman Masuk TV dan Main ke KAPOLRES

Gambar
 Dear My Blog~ Hari ini aku lagi seneng banget. Gimana ngga seneng? Hari ini aku dapat banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang ngga bisa sering-sering aku dapetin. Hari ini aku jadi narasumber di acara "Selamat Sore Kebumen" live on Ratih TV (TV Daerah) dengan tema KLA (Kabupaten Layak Anak). Aku sebenernya cuma nemenin Pak Elis Joko Widodo sebagai narasumber utama dari BPPKB bagian PKHA. Tapi..... Seneng banget rasanya :) eits aku bukan seneng karena ntar mendadak jadi terkenal gara-gara masuk tv :v wkwkwk~ aku senengnya itu jadi punya pengalaman berharga bicara didepan kamera, belajar banyak hal termasuk belajar sama pak pembawa acara. Tadi kita bincang-bincang banyak hal soal kenapa Kabupaten Kebumen dapet penghargaan KLA Pratama. Yaa kita cerita aja, semua ini ngga bisa kita capai kalo ngga ada kerja sama yang baik antar elemen masyarakat dan juga pemerintahan di kabupeten kebumen. Dengan acara ini aku jadi banyak tau tentang seluk beluk yang beginian yang sebel...

Masa Kecil dan Buku Diary Pertamaku

Gambar
Dear My Blog, Tiba-tiba flash back deh sama masa lalu. Hahah, tenang aja~ ini bukan flash back yang begitu-begituan :v hihihi. Ini tuh flash back tentang hobiku dari dulu sampe sekarang. Mungkin temen-temen deketku, mama bapakku, adik-adikku, mungkin mereka tau apa hobiku. Apa lagi kalo bukan nulis sama baca buku, :v Padahal ketika aku kelas 1 SD dulu, aku termasuk anak yang tomboi -aduh ini mah jaman jahiliyah- :v haha. Tapi emang bener kok, aku itu tomboi. Mainnya sama anak laki-laki yaaa walaupun temen-temen perempuan juga ikutan main. Bandel, ngajii aja tukang bolos. Makanya dulu iqro' gak selesai-selesai -_- eeeh~ Ngga tau deh gimana awal mula aku suka nulis sama baca buku. Tapi kalo hobi baca bukunya sih udah dari TK aku suka. Entah kenapa, dulu aku inget banget pas TK sampe SD kelas 2 -pas udah bisa baca- aku baru 1 buku khatam. Dan kalian tau itu buku apa? Judulnya ESA, istimEwakan Setiap Anak, buku karyanya Irawati Istadi.. Hahahah itu padahal bukunya mamaku, tapi e...

Rasanya Menjadi Pelajar Tingkat Akhir

Gambar
Tadaaa~ siapa yang akan menyangka waktu dengan cepat berputar begitu saja?  Ngga ada. Termasuk diriku. Rasa-rasanya baru kemarin aku ngerasain serunya MOS di SMA Negeri 1 Kebumen. Perasaan baru kemarin aku pake atribut MOS, kenalan sama temen-temen baru, belajar di sekolah baru dengan guru-guru dan suasana yang serba baru buatku.  Sekarang? Ngga kerasa sudah dua tahun aku jadi anak SMA. Dan ini adalah tahun terakhir ku jadi anak putih abu-abu. Mau tau rasanya jadi pelajar tingkat akhir? Its so~ emejing -_- hahah tapi ini serius yaaa...  Sejak libur sekolah udah kebayang-bayang banyak hal. Gimana materi yang belum selesai, gimana Try Out nya, gimana UN nya, gimana SNMPTN nya, gimana SBMPTN nya. Aaaaaa! semuanya ada didalem pikiran. Beda banget deh sama pas jadi kelas 9 di SMP dulu. Ya iyalah.. secara setelah ini (Setelah SMA) semua akan berubah. Pokoknya masa depan dimulai dari sini. Gimana engga? Mastinya setelah SMA/SMK kan kehidupan kita udah beda. Yaa ...

Again.. Again, and again

Gambar
Monday, 14 July 2014 Dear Allah.. “Besok ya nduk, biar adik-adikmu dulu yang punya buku. Besok gantian kamu yang bapak belikan. Bapak belum punya uang buat beli semuanya.” Kata bapak ba’da iftor tadi. Hatiku seperti tertohok dengan keras. Rasanya malu pada diri sendiri, padahal aku sudah cukup besar untuk memahami apa yang sedang terjadi. Ini bukan kali pertama bagi diriku pribadi. Bukankah seharusnya aku sudah terbiasa dengan masalah ini? Ayolah As.. kamu sudah terlalu besar untuk menangis, merajuk, meminta semuanya berjalan dengan baik. Aku cukup paham dengan kondisi ini, seharusnya air mata itu tidak ada lagi untuk yang kedua kalinya dan seterusnya. Tapi entahlah ya Allah.. setiap kali ini terjadi, rasanya hatiku tidak kuasa menahan emosi dalam diri ini. Yang ada dalam pikiranku adalah “betapa malang dan buruknya nasib yang ku alami.” Ya Rabbiy.. Maafkan segala kekufuran hamba-Mu ini, ya Allah.. aku tahu. Tidak seharusnya aku berfikiran seperti itu. Aku harus bisa...